Undika Surabaya meresmikan spesialisasi manajemen pariwisata

 Undika Surabaya meresmikan spesialisasi manajemen pariwisata

Manajemen University of Dinamika (undika) atau Stikom Surabaya meresmikan spesialisasi manajemen pariwisata di semester aneh 2021. Spesialisasi ini akan fokus pada pengembangan, manajemen dan manajemen pariwisata, untuk mencetak mereka yang dapat meningkatkan potensi pariwisata dalam Indonesia, terutama kota Surabaya.

 

Rektor Undika, Budi Jatmiko, mengatakan bahwa manajemen pariwisata sangat penting, apalagi, sektor pariwisata dapat merangsang ekonomi Indonesia.

 

"Oleh karena itu, sumber daya manusia diperlukan untuk mengelola sektor pariwisata agar lebih siap menerima wisatawan asing," kata Budi dalam sambutannya ketika meluncurkan spesialisasi manajemen pariwisata online pada hari Rabu (22/22/2021).

 

Menurutnya, kekayaan alam, sejarah, budaya di Indonesia dapat bersaing dengan negara -negara lain di sektor pariwisata jika manajemen yang baik dilakukan. Jadi wisatawan yang datang ke tempat wisata merekomendasikan dan mempromosikan mereka secara sukarela dengan keluarga, teman, atau media sosial mereka.

 

Selain itu, tim pakar warisan budaya kota Surabaya Ra. Retno Hastijanti. menyatakan bahwa keberadaan institusi baru seperti universitas dinamis ini yang telah menjadikan program ini untuk mengkhususkan manajemen pariwisata sangat membantu pemerintah kota untuk merangsang sektor pariwisata, khususnya setelah periode pandemi.

 

"Selain itu, pariwisata dalam Rencana Pengembangan Regional Jangka Menengah (RPJMD) adalah salah satu hal utama untuk merangsang pendapatan asli dari Surabaya City (PAD)," kata Hasti.

 

Dia juga mengatakan bahwa dengan spesialisasi sektor pariwisata di bidang akademik, ada kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengembangkan pariwisata di kota Pahlawan. Terutama di bidang manajemen, pemasaran, dan hal -hal lain yang mendukung di lapangan.

 

Hasti, julukannya berharap bahwa undika atau siswa akademik dapat menerapkan pengetahuan manajemen yang terutama dalam pariwisata, karena ini adalah langkah pertama yang dibutuhkan pemerintah kota.

 

"Dengan demikian, siswa aktif dalam kegiatan ijazah budaya kota, kegiatan tujuan wisata dan lainnya. Siswa ini tentu memiliki ide yang lebih cerah dan baru, dan tentu saja dapat menarik lebih banyak wisatawan," jelasnya.

 

Gerakan siswa sangat penting, kata Hasti, karena 2022 kemudian, pemerintah kota Surabaya berencana untuk membuat tujuan kota baru, kemudian menghasilkan tujuan wisata lama, dengan mempertahankan keberlanjutan pariwisata dengan berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan penaholik.

 

Dalam pelantikan spesialisasi manajemen pariwisata yang disertai dengan pariwisata webinar digital, era Undika atau Stikom Surabaya ini menawarkan biaya pendidikan operasional (BOP) 25% hingga 100% untuk 1 (satu) semester.

Komentar